air minum kemasan

Semakin hari, semakin banyak orang memilih air minum dalam kemasan. Konon air ini lebih sehat dibanding yang lain. Benarkah demikian?

Sejak kecil, kita sudah diberi pengetahuan dasar: sebelum diminum, air harus dimasak sampai mendidih. Hal ini untuk mencegah ‘sakit perut’. Tetapi kini, berapa banyak di antara kita yang benar-benar memasak air hingga mendidih dalam suhu 100 derajat untuk melepaskan dahaga? Ada banyak cara yang lebih mudah tersedia di sini. Salah satunya adalah dengan menyediakan air minum dalam kemasan (AMDK). Seperti Maya, 33 tahun, manager iklan, mengaku sejak ada air minum yang dijual dalam dispenser, ia tak lagi memasak air untuk air minum di rumah. Katanya, “Lebih praktis. Dan menurut saya lebih higienis. Soalnya itu kan air mineral yang benar-benar murni. Tak ada campuran!” Benarkah demikian?

Air Mendidih vs Air Dalam Kemasan

Air minum dalam kemasan memang semakin banyak saja mereknya. Baik dalam kemasan botol maupun gelas plastik. Sekarang pertanyaannya, apakah air minum dalam kemasan itu lebih sehat dibanding kita masak sendiri hingga mendidih?

Menurut Natural Resources Defence Council (NRDC) Amerika, hasil penelitian dari 103 merek air minum dalam kemasan atau bottled water, ditemukan 33% di antaranya tak memenuhi syarat kesehatan. Kesimpulannya, air minum dalam kemasan belum tentu lebih murni dan lebih aman dari air yang keluar dari pipa air. Ini data dari negeri paman Sam. Di Indonesia, belum ada penelitian sejenis. Dan diperkirakan situasinya lebih kompleks mengingat lemahnya pengawasan dan maraknya produk tiruan yang bertebaran di pasaran.

Sebenarnya apa definisi air sehat itu? Jika ‘sehat’ berarti tak menimbulkan diare, maka air yang dididihkan bisa disebut sehat karena dipanaskan. Dan proses pemanasan ini akan lebih efektif membunuh kuman. Sedangkan untuk air minum dalam kemasan, harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan keputusan Menteri Deperindag. Dalam hal ini air harus diolah sedemikian rupa sehingga produk akhir yang dikemas layak untuk diminum. Proses yang dilalui air sebelum masuk dalam kemasan adalah proses pengurangan mineral atau zat terlarut tertentu, penjernihan, penghilangan bau, kaporitisasi, ozonisasi, penyinaran dengan ultra violet. Ini berarti mutu air yang diambil dari sumber tertentu tak menjadi syarat penentu.

Sehatkah air yang telah melalui aneka proses tadi? Proses ozonisasi maupun pemberian kaporit yang terjadi pada pembuatan air minum dalam kemasan tak dapat menghilangkan parasit tertentu. Dan pemakaian kaporit yang melebihi ambang batas justru akan menjadi masalah baru bagi kita yang mengkonsumsi air dalam kemasan. Cukup seram kedengarannya, ya!

Banyak yang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan adalah air mineral. Hal ini diakibatkan oleh salah informasi yang terlanjur berlangsung sejak lama. Juga kurangnya penerangan dari pihak yang berwenang. Yang pasti di Indonesia ini, Departemen Kesehatan telah melarang produsen air minum untuk menggunakan istilah air mineral. Sayangnya, hal ini belum tuntas benar mengikis salah pengertian tadi. Air mineral dilarang, muncul tulisan atau label natural spring water, mountain spring water. Lalu air jenis apa yang sah disebut air mineral alami?

Rani, 28 tahun, sekretaris eksekutif perusahaan multinasional punya pengalaman menarik tentang usahanya menyajikan air mineral untuk tamu atasannya. “Dulu saya pikir, air minum murni atau air mineral alami itu adalah air yang dikemas dalam botol. Terserah, mau botol plastik maupun botol kaca. Pokoknya air yang bukan hasil masak di rumah, Baru setelah bekerja di perusahaan ini saya tahu bedanya air minum dalam kemasan dan air mineral alami.” Caranya? “Atasan saya seorang yang sangat pemilih. Setiap kali lunch atau dinner dengan tamunya, ia selalu minta natural mineral water. Kalau disuguhi air dalam botol plastik. Dia mengamuk. Kalau waitress berkilah menawarkan air mineral impor, ia pun tetap menolak. Alasannya, pada label tertulis spring water.” Rani lantas dikuliahi oleh atasannya yang asal negeri seberang itu. Katanya, setiap restoran ternama, juga hotel berbintang, harusnya, tahu bahwa bottled drinking water, alias air minum dalam kemasan tidak sama dengan natural mineral water. Perbedaannya bukan pada botol kaca dan botol plastik. Tetapi apa yang berada dalam botol itu jelas sangat berbeda. Termasuk rasanya.

Berbekal keluhan dan keterangan sang atasan ini, Rani lantas menjelajahi supermarket. Mencari air mineral alami. Ia pulang membawa sebuah botol air. Ketika dipamerkan pada atasannya, Rani mendapat acungan jempol. Lalu ia disuruh mencoba rasa air yang dibelinya dan membandingkan dengan air botol dalam kemasan lainnya. “Ternyata rasanya memang beda!” kata Rani, “Air bukan sekadar air. Ada rasanya!”

Iseng-iseng Rani mencari tahu lewat internet dan mendapatkan fakta yang lebih rinci tentang ilmu air ini. Di sana tercantum bahwa Codex Alimentarius Commision, suatu badan internasional di bawah WHO dan FAO yang berbasis di Roma, di dunia ini hanya ada dua standar yang diakui untuk kategori produk air konsumsi. Yaitu natural mineral water dan other than natural mineral water.

Dari standar Codex ini yang penuh dengan spesifikasi teknis, definisi natural mineral water adalah air alami yang layak minum dan keluar dari kedalaman bumi, memenuhi standar mutu yang sangat ketat dan harus dibotolkan di sumbernya tanpa melalui proses pengolahan apa pun yang bisa mengubah sifat alaminya. Baik dari segi fisika, kimia, maupun mikrobiologinya. Jadi air mineral alami yang sejati tak boleh mengandung zat polutan yang mungkin ditemukan dalam sumber air minum dalam jumlah tertentu.

Karena ketatnya standar ini, maka predikat prestisius natural mineral water hanya dipegang oleh segelintir produsen yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari di dunia yang kian terpolusi ini.

Untuk memudahkan Anda mencari air mineral alami, maka ada baiknya berpegang pada saran Morgen Sutanto dari Equilindo Asri, yang memproduksi Equil, natural mineral water, “Bila ingin yakin bahwa produk yang Anda beli memang benar-benar alami, bebas cemaran, temukan kalimat penentu: natural mineral water dan bottled at source. Artinya air mineral alami dan dibotolkan langsung di sumbernya.” “Serta kalimat yang menunjukkan bahwa air yang ada dalam kemasan tersebut benar-benar air mineral alami, tak melalui proses apa pun,” katanya lagi.

Kini Anda tahu beda air minum dalam kemasan dan air mineral alami. Jadi bila nanti makan di hotel atau restoran berbintang, sampaikan pada waitress apa yang Anda inginkan. Bila minta air mineral, jangan terima bila disodorkan air minum dalam kemasan. Karena seperti yang telah kita pelajari bersama, air mineral bukan air minum biasa. Keduanya sungguh sangat berbeda.

Tips Minum Air yang Baik

Ada yang bilang, waktu yang tepat adalah saat kita merasa haus, terutama saat berolahraga. Tetapi menurut Laboratorium Barrington, Illinois kita harus minum sebelum haus. Karena bila minum saat haus, berarti tubuh sudah mengalami dehidrasi.

Inilah jadwal minum yang ideal bila Anda sedang berolahraga:

● 2 jam sebelum olahraga: minum sedikitnya 2 gelas isi 200ml.

● 1 jam sebelumnya: minum sedikitnya 1 gelas isi 200ml.

● Saat olahraga: minum sedikitnya 1/2 sampai 1 gelas setiap 15-20 menit

● Setelah olahraga: minum sedikitnya 2 gelas isi 200ml. Hindari minuman yang mengandung kafein dan soda kadar tinggi. Minuman seperti ini justru mempercepat dehidrasi. Minum air adalah pilihan terbaik, terutama bila Anda sedang menjaga berat tubuh. Air bebas kalori. Tanda-tanda dehidrasi adalah kepala pening atau seakan melayang, keram pada otot, mual, tiba-tiba merasa sangat lelah, mulut dan tenggorokan kering, serta urine berwarna gelap.

Jasa air bagi tubuh Anda:

● Minum air membantu melancarkan metabolisme: air membantu tubuh melancarkan berbagai proses dalam tubuh.

● Air membuat Anda lebih tangguh: tak hanya membantu Anda berlatih lebih lama, namun juga membuat perut terasa penuh, sehingga mengurangi nafsu makan yang berlebihan.

● Air membantu mengurangi rasa lelah yang terasa: dengan minum air dalam jumlah cukup, kelelahan tak akan terasa, sehingga tetap bisa berolahraga sesuai target dan jadwal yang benar.

● Air membantu jantung bekerja baik: detak jantung akan tetap stabil, begitu pula dengan suhu tubuh di saat olahraga.

Inilah Ilmu Percaya Diri yang Mudah Dipraktekkan

September 18, 2014
percaya diri

Meski sering didengungkan, tetap banyak di antara kita yang tak kunjung percaya diri. Maka kami memunculkan lagi ilmu percaya diri. Kali ini lebih mudah dipraktekkan. Lisa, tak secantik Mima. Tapi, Lisa selalu tampil lebih menarik dan dikagumi banyak orang. Di setiap acara, ia selalu berhasil membuat orang terpana dengan ceritanya yang lucu dan segar. Lalu, […]

Selengkapnya →

Mengatur Keuangan Awalnya Hanya Dari Dompet

September 5, 2014
dompet

Ternyata, acara ‘bersih-bersih’ dompet bisa membuat keuangan Anda lebih terkendali! Pernah membayangkan bepergian tanpa dompet? Rasanya tidak. Meski hanya pergi makan ke kantin seberang kantor, dompet tak pernah ketinggalan dibawa. Seperti Verlita, 24 tahun, yang tak pernah lepas dari dompet besarnya. “Saya merasa ada sesuatu yang kurang kalau tak bawa dompet. Takut tiba-tiba butuh uang […]

Selengkapnya →

Berkencan dengan Aman

August 23, 2014
berkencan

Pedoman utama yang harus anda pegang sampai kapan pun adalah berkencan dengan aman. Artinya saat berkencan, jangan pernah biarkan hati merasa cemas selama bersamanya. Bila rasa cemas datang, baik yang sangat terasa maupun sangat samar, sekali lagi jangan diabaikan! Ini adalah lampu kuning buat Anda. Banyak ciri, sikap dan kebiasaan seorang calon pacar yang bisa […]

Selengkapnya →

Mari Belajar Sopan Santun

August 16, 2014
sopan santun

Dunia sudah tambah tua, tapi bukan berarti ‘warganya’ tambah santun. Tangkal segera sikap mereka yang seenak hati itu dengan jurus jitu berikut ini. Suatu hari, ketika sedang antri di kasir, tiba-tiba seorang wanita menyerobot Anda. Saat Anda tegur, bukannya minta maaf, wanita itu malah melotot! Dongkol? Sudah tentu. Menghadapi orang yang tak punya etika atau […]

Selengkapnya →

Tanda-tanda si Dia Suka Mendua

August 8, 2014
mendua

Tak perlu menunggu bekas lipstik di baju untuk tahu si dia mendua. Simak petunjuk sederhana untuk menilai apakah si dia berpotensi mendua. Mungkin tak susah memaafkan, kalau si dia cuma sekadar sukar menepati janji. Tapi, kalau urusannya sudah bermain api dengan wanita lain, tentu hati Anda akan terbakar habis! Selama masa pendekatan mungkin hanya sifat […]

Selengkapnya →

Inilah Cara Putus Cinta yang Langsung Tuntas

July 25, 2014
putus cinta

Hati sudah bulat mau putus cinta. Tapi begitu bertemu si dia, tak tega lagi. Niat Anda pun jadi ‘maju mundur’. Jangan takut, kami punya ilmu putus cinta yang sangat ampuh. Langkah Anda bakal semulus melaju di jalan tol. Akhir-akhir ini, Anda sering ribut tanpa sebab yang jelas dengan si dia. Sentuhan tangannya di kulit juga […]

Selengkapnya →