mengatur keuangan

Ternyata, acara ‘bersih-bersih’ dompet bisa membuat keuangan Anda lebih terkendali!

Pernah membayangkan bepergian tanpa dompet? Rasanya tidak. Meski hanya pergi makan ke kantin seberang kantor, dompet tak pernah ketinggalan dibawa. Seperti Verlita, 24 tahun, yang tak pernah lepas dari dompet besarnya. “Saya merasa ada sesuatu yang kurang kalau tak bawa dompet. Takut tiba-tiba butuh uang untuk membeli sesuatu,” akunya.

Selama ini, orang menganggap dompet hanya sebagai tempat menyimpan uang. Tak banyak yang tahu fungsinya dalam hal pengelolaan uang. Tak percaya? Coba sekarang tengok isi dompet Anda! Apa saja yang Anda dapat? Bisa jadi, selain uang, mungkin Anda akan menemukan segepok bon dan slip belanja, kartu nama kolega, foto si pacar waktu SD, bahkan uang kertas lusuh yang tersebar di beberapa kompartemen dompet. “Saya selalu menyimpan segala sesuatu di dompet. Mulai dari uang hingga sebutir tablet sakit kepala,” ujar Verlita. Tak heran jika dompet besarnya makin menggembung, tapi bukan berisi uang!

Menurut beberapa ahli, dompet yang tertata rapi bisa memicu Anda untuk lebih berhemat. Caranya? “Tiap minggu, luangkan waktu sepuluh menit untuk mengatur isinya. Dompet yang tertata rapi, kunci utama pengendalian uang. Tak heran, Anda jadi lebih banyak menabung,” ujar Laura Pedersen, trader dari Wall Street yang juga pengasuh acara keuangan di teve. Bersama Suze Orman, penulis The Nine Steps to Financial Freedom, ia membeberkan rahasia keuangan ini. Yuk, simak bersama saran jitu para ahli!

LANGKAH 1
Sortir Isi

Banyak orang tak pernah sekalipun menengok isi dompetnya. Mungkin sesekali, itu pun hanya untuk memeriksa persediaan uang saja. Tak jarang, segala macam benda Anda paksa masuk ke dalam dompet. “Selesai belanja, terkadang saya tak terlalu menghitung uang kembalian. Langsung saya masukkan saja ke dompet, beserta slip belanjaan,” ungkap Verlita. Mungkin ada baiknya sekali-sekali Anda melakukan ‘inspeksi’. Pertama-tama kosongkan isi dompet, lalu letakkan di atas meja. Pilah-pilah dan kelompokkan semua isinya. Misalnya kartu kredit, uang kertas dan receh, kartu ATM, kartu klub belanja, kartu asuransi dan lain-lainnya. Kelompokkan juga benda-benda yang seharusnya tak berada di sana: Guntingan iklan koran atau kartu nama yang sudah tak terpakai. Ada berapa macam kelompok benda di hadapan Anda? Jawabannya sangat bervariasi, tergantung masing-masing orang.

“Padahal, sebetulnya hanya lima macam benda saja yang boleh disimpan di dompet,” kata Suze Orman. “Uang tunai, SIM dan KTP, satu kartu kredit, kartu asuransi medis dan sebuah kartu berisi nomor telepon emergency. Hanya itu!”

Sekarang Anda bisa sisihkan benda apa yang tak boleh berada di dompet! Selain membuat dompet lebih rapi, acara bersih-bersih ini mungkin memberi ‘kejutan’. Siapa tahu tiba-tiba Anda menemukan selembar Rp 50 ribuan yang terselip di salah satu kompartemen dompet!

LANGKAH 2
Pintar Pilih Dompet

Tanyakan pada diri sendiri: Apa yang membuat Anda tertarik memiliki suatu dompet? Warna, bahan, ukuran atau merek? Banyak wanita yang memilih dompet besar agar bisa menyimpan buku cheque dan tabungan. Apalagi bagi yang sering bepergian, terkadang paspor bisa terselip di dalamnya. Selebihnya, dompet kecil yang kompak jadi pilihan. “Bentuk atau warna apa pun yang Anda pilih, memang tidak masalah. Namun, dompet yang bagus sebaiknya hanya punya empat slot, dan jangan lebih dari delapan buah. Dalam masing-masing slot. Anda bisa menyimpan kartu kredit, ATM, SIM dan KTR Lihat juga apakah dompet Anda punya dua kompartemen terpisah. Anda bisa menyimpan uang kertas dan slip belanja di sini. Tak kalah penting, sediakan tempat khusus untuk uang receh,” jelas Suze Orman.

Sedangkan Laura Pedersen menyarankan untuk beli dompet yang kuat dan awet. Sedikit mahal tak apa-apa, yang penting uang Anda aman di dalamnya. Beli dompet mahal juga akan mendorong Anda untuk selalu menjaga kerapiannya. Harapan yang nyata, Anda jadi lebih semangat mengatur pengeluaran!

LANGKAH 3
Seleksi Kartu Kredit

Anda pasti sudah sering mendengar ‘aturan main’ kartu kredit. Memang betul, Anda tak perlu berlebihan dengan mempunyai berbagai macam kartu kredit. Sebetulnya, satu kartu kredit saja sudah cukup! “Terlalu banyak kartu kredit membuat uang Anda habis untuk membayar fee setiap tahunnya,” kata Pedersen. Apalagi jika Anda sebetulnya tak terlalu sering menggunakan kartu kredit tersebut. Bisa terbayang ‘kan, berapa banyak uang yang Anda bayarkan untuk sesuatu yang tak perlu? “Hanya punya sedikit kartu kredit membuat Anda terhindar dari tagihan yang membengkak. Biasanya, hal ini terjadi karena belanja impulsif.”

Taktik jitu yang harus Anda ketahui: Cukup bawa satu kartu kredit di dompet. Gunakan saat emergency saja.

LANGKAH 4
Mengontrol Pengeluaran

Sepuluh menit sudah cukup untuk mengatur pengelolaan uang. “Buat daftar seluruh kebutuhan Anda juga jumlah investasi,” ujar Laura Pedersen. Hitung jumlah gaji yang Anda dapat, kurangkan dengan jumlah kebutuhan tersebut. Sisanya adalah extra cash yang bisa Anda pakai setiap bulan.

Selanjutnya, tentukan jumlah uang yang Anda perlukan setiap minggu untuk kebutuhan sehari-hari. Jadwalkan kunjungan rutin ke ATM empat kali dalam sebulan. Ambil uang dalam jumlah yang sama, untuk jatah seminggu. Setelah itu, simpan kembali kartu ATM Anda di lemari. “Ini adalah langkah disiplin untuk menahan diri dari godaan,” kata Pedersen.

LANGKAH 5
Atur Bon dan Slip Belanja

Dompet adalah tempat menyimpan uang, jangan biarkan jadi ‘kantong Doraemon’ yang berisi segala macam benda. ”Coba periksa bon dan slip belanja dengan rutin,” saran Pedersen. Misalnya setiap akhir pekan, keluarkan semua slip yang ada di dompet. Sisihkan dan simpan dalam amplop khusus. Jika suatu saat memerlukannya, Anda tidak perlu lagi mencari-cari ke sana kemari. “Waktu ingin menukarkan kembali baju yang tak cocok, saya tak berhasil menemukan bukti pembayaran yang hilang entah ke mana. Akibatnya, saya terpaksa beli baju baru lagi,” cerita Verlita.

LANGKAH 6
Simpan Kartu Belanja di Rumah Saja

Tawaran kartu belanja atau kartu kredit dari department store pasti sangat menggoda. Padahal, terlalu banyak menyimpan kartu semacam ini membuat Anda punya kemungkinan menumpuk utang. Selain itu, jika dompet dicuri atau hilang, Anda akan kerepotan mengurusnya.

Jika memang sangat penting, jangan tutup begitu saja kartu belanja itu. Trik jitu menghindari nafsu belanja yang tak perlu, simpan kartu itu di rumah. Bawa hanya saat Anda betul-betul ingin belanja. “Menyimpan kartu belanja di rumah akan menyelamatkan Anda dari bahaya belanja tak terencana,” ungkap Suze Orman.

LANGKAH 7
Uang Receh Dibuang Sayang

Uang receh sering dianggap sepele. Padahal, banyak manfaatnya. Saat belanja, bayar saja semua belanjaan dengan uang kertas. Biasanya, Anda akan mendapat uang kembalian yang juga terdiri dari uang receh. Jangan langsung dianggap remeh. Di malam hari, keluarkan semua uang receh dan masukkan ke celengan. Lakukan setiap hari. Lama-lama, pasti celengan jadi penuh. Lumayan juga ‘kan, saat dipecah di akhir tahun?

LANGKAH 8
Dompet Rapi Jali

Selain sedap dipandang, dompet yang rapi juga membuat Anda bisa mengendalikan pengeluaran. Setiap hari, luangkan waktu semenit untuk mengatur susunan uang kertas di dompet. “Urutkan berdasarkan besar jumlahnya. Misalnya pecahan seratus ribu, lima puluh ribu hingga seribuan,” kata Orman. Hal ini membantu Anda untuk selalu tahu berapa uang yang tersisa di dompet.

Berkencan dengan Aman

August 23, 2014
berkencan

Pedoman utama yang harus anda pegang sampai kapan pun adalah berkencan dengan aman. Artinya saat berkencan, jangan pernah biarkan hati merasa cemas selama bersamanya. Bila rasa cemas datang, baik yang sangat terasa maupun sangat samar, sekali lagi jangan diabaikan! Ini adalah lampu kuning buat Anda. Banyak ciri, sikap dan kebiasaan seorang calon pacar yang bisa […]

Selengkapnya →

Mari Belajar Sopan Santun

August 16, 2014
sopan santun

Dunia sudah tambah tua, tapi bukan berarti ‘warganya’ tambah santun. Tangkal segera sikap mereka yang seenak hati itu dengan jurus jitu berikut ini. Suatu hari, ketika sedang antri di kasir, tiba-tiba seorang wanita menyerobot Anda. Saat Anda tegur, bukannya minta maaf, wanita itu malah melotot! Dongkol? Sudah tentu. Menghadapi orang yang tak punya etika atau […]

Selengkapnya →

Tanda-tanda si Dia Suka Mendua

August 8, 2014
mendua

Tak perlu menunggu bekas lipstik di baju untuk tahu si dia mendua. Simak petunjuk sederhana untuk menilai apakah si dia berpotensi mendua. Mungkin tak susah memaafkan, kalau si dia cuma sekadar sukar menepati janji. Tapi, kalau urusannya sudah bermain api dengan wanita lain, tentu hati Anda akan terbakar habis! Selama masa pendekatan mungkin hanya sifat […]

Selengkapnya →

Inilah Cara Putus Cinta yang Langsung Tuntas

July 25, 2014
putus cinta

Hati sudah bulat mau putus cinta. Tapi begitu bertemu si dia, tak tega lagi. Niat Anda pun jadi ‘maju mundur’. Jangan takut, kami punya ilmu putus cinta yang sangat ampuh. Langkah Anda bakal semulus melaju di jalan tol. Akhir-akhir ini, Anda sering ribut tanpa sebab yang jelas dengan si dia. Sentuhan tangannya di kulit juga […]

Selengkapnya →

Inilah Keinginan Wanita yang Perlu Kaum Pria Perhatikan

July 15, 2014
keinginan wanita

Artikel ini sengaja disisipkan khusus untuk kaum pria. Kalau selama ini wanita selalu berusaha mengerti pria, kini saatnya giliran Anda! Mungkin Anda termasuk pria idaman. Sebagai pasangan, Anda hebat luar biasa. Tapi, harus diakui, tak ada orang yang sempurna. Tak perlu malu mengakui, kalau Anda kadang menyebalkan. Bikin kesal atau berbohong kepada pacar. Sekali, dua […]

Selengkapnya →

5 Nutrisi yang Sering Dilupakan Wanita

July 5, 2014
nutrisi

Anda memastikan diri mendapat asupan kalsium, zat besi dan asam folat yang cukup, tapi apakah hanya itu yang tubuh perlukan? Coba simak zat gizi yang mungkin terlewat, dan bagaimana agar tidak pernah lupa memasukkannya ke dalam diet Anda. 1. Asam Lemak Omega 3 Lemak sehat ini banyak dipuji akan kehebatannya mengontrol peradangan, mencegah depresi serta […]

Selengkapnya →