Berkencan dengan Aman

August 23, 2014

berkencan

Pedoman utama yang harus anda pegang sampai kapan pun adalah berkencan dengan aman. Artinya saat berkencan, jangan pernah biarkan hati merasa cemas selama bersamanya.

Bila rasa cemas datang, baik yang sangat terasa maupun sangat samar, sekali lagi jangan diabaikan! Ini adalah lampu kuning buat Anda. Banyak ciri, sikap dan kebiasaan seorang calon pacar yang bisa Anda pelajari demi terciptanya rasa aman ini. Agar Anda tak sampai terjebak, berikut ini adalah daftar panjang yang harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Ini demi keselamatan Anda sendiri.

1. Dia Berbakat Sadis

Calon pacar model ini tak bisa dilihat dari penampilannya. Secara fisik, mereka tak berbeda dengan pria lain. Tugas Anda adalah memperhatikan sisi kejiwaannya.

Biasanya pria seperti ini:

  • Sangat terobsesi dengan api atau korek api. Ia akan memandangi api dengan mata yang berbinar-binar.
  • Suka menyiksa binatang, tanpa alasan yang jelas.
  • Pernah dilecehkan, ditindas pada usia belia.
  • Tipe penyendiri, tak ingin ditemani.
  • Sulit menjalin hubungan dengan seseorang.

Usul :

Bila Anda menemukan kesamaan pada 3 kriteria saja, dia sudah bisa masuk kategori pria yang perlu dijauhi. Kalau sudah begitu, tolong ikuti intuisi Anda. Jadikan kata hati sebagai senjata ampuh untuk menjaga diri. Begitu rasa tidak nyaman muncul ketika Anda bersamanya: menjauhlah segera!

Masih penasaran? Coba tanya kiri-kanan, teliti latar belakang dirinya dengan seksama. Biasanya, anak-anak yang dibesarkan dalam keluarga yang main tangan, berkata-kata kasar, besar kemungkinannya meniru hal yang sama ketika dewasa.

Bila bukti telah cukup, silakan memutus hubungan. Bersikaplah tegas. Jangan beri peluang untuk kemungkinan kembali. Jangan lupa, saat menyampaikan keputusan ini, gunakan kata-kata yang sopan. Jangan kasar apalagi menghina. Dia bisa naik pitam. Dan kalau itu sampai terjadi, hal terburuk yang bisa Anda bayangkan, akan terjadi!

Bagaimana kalau dia tak mau diputuskan? Tetaplah bersikap tenang dan tidak emosional sambil terus menjaga diri. Yang pasti, jangan pernah mau jalan-jalan berdua saja. Usahakan untuk tidak sering bertemu. Ganti nomor ponsel, dan jangan sampai dia tahu. Beritahu teman dekat bahwa Anda bukan pacar si sadis (biasanya orang seperti ini akan terus mencari jalan lewat jalur mana pun agar bisa tetap bersama Anda). Mau belajar bela diri? Boleh!

2. Dia Milik Orang Lain

Pacaran dengan suami orang. Siapa yang mau? “Tetapi bagaimana kalau sudah terlanjur pacaran, ternyata dia baru mengaku dia sudah kawin?” Saran saya, putus saja. Boleh disambung lagi kalau dia benar-benar telah bercerai. Tetapi kalau cuma diberi janji, jangan mau percaya! Ingat, Anda harus dapat bukti, bukan janji! Sekarang, agar Anda tak lagi jatuh cinta pada suami orang, coba pelajari petunjuk berikut ini.

Biasanya pria seperti ini:

  • Punya bekas lingkaran di sekeliling jari manisnya. Kalau warna kulit ternyata lebih muda dari bagian yang lain, percayalah: itu bekas cincin kawin yang dilepaskan secara paksa! Segera tanyakan statusnya. Dia gagap menjawab? Terlalu banyak bentuk jeda ‘ng… anu… eh… ah… hmm…” bisa jadi indikasi buat Anda.
  • Tidak mau memberi nomor telepon rumah, walau Anda ngotot meminta.
  • Enggan diajak pergi ke tempat yang ramai (mal, restoran terkemuka, klab…) dan saat Anda menggandengnya, dia seakan ingin segera melepaskan diri. Alasannya? Takut dikenali orang dan dilaporkan pada istri di rumah!
  • Tak mau mempertemukan Anda dengan teman-temannya. Takut ada yang melapor lagi!
  • Tak mengizinkan Anda mampir ke rumahnya. Jelas! Karena rumah itu dikuasai oleh wanita lain yang lebih berhak memilikinya, ketimbang Anda.

Usul :

Untuk lebih memastikan statusnya, Anda bisa mencoba beberapa cara yang cukup ampuh. Pertama, periksa dompetnya. Cari KTP-nya. Atau tawari dia ikut keanggotaan klub tertentu yang membutuhkan nomor KTP. Dari sini, Anda bisa melihat data status maritalnya. Kalau sudah kawin, pasti tertulis: kawin. Periksa juga mobilnya. Adakah jejak-jejak perempuan lain di sana: Alat dandan, blus wanita atau remah-remah biskuit bayi dan mainan anak lainnya. Bisa jadi itu milik anak dan istrinya. Pasang mata Anda baik-baik.

Lalu, diam-diam temui temannya. Minta mereka berterus terang tentang statusnya. Katakan Anda tak ingin merusak rumah tangga orang. Biasanya bila Anda punya maksud baik, teman-temannya akan mau berterus-terang.

Sengaja ajak dia kencan pada hari Sabtu dan Minggu, tanpa istirahat. Bila dia menolak, berarti ada kemungkinan besar dia sudah menikah. Mengapa? Karena biasanya pria beristri menyediakan dua hari ini untuk pasangan dan anaknya. Untuk Anda, dia menyediakan hari-hari lain di sepanjang minggu.

3. Dia Ternyata Tukang Tipu

Hati-hati bila Anda berkenalan dengan pria yang banyak omong. Apalagi kalau dia terus membahas kehebatannya, jalur koneksinya yang terlalu muluk, sampai Anda sendiri bertanya-tanya: Apa iya? Pria seperti ini biasanya akan berusaha mati-matian membuat Anda percaya pada kehebatannya itu. Dan setelah Anda termakan, dia akan menggerogoti Anda dengan leluasa: Pinjam uang untuk usaha, pinjam mobil untuk bertemu klien penting, untuk sementara pakai uang Anda dulu untuk menutup proyek dan janji akan segera mengganti…. Pendeknya, dia akan berusaha keras memanfaatkan semua fasilitas yang Anda miliki.

Biasanya pria seperti ini:

  • Si dia sering ‘melupakan’ acara kencan dengan Anda atau membatalkan/ mengganti jadwal kencan di menit-menit terakhir?
  • Keberatan berkisah tentang masa lalu
  • Enggan mengenalkan Anda pada keluarga (takut nanti Anda datangi) dan temannya (karena memang tidak punya).
  • Sering berkeluh kesah tentang masalah keuangan.
  • Dia pernah menyatakan keinginan pinjam uang jangka pendek atau investasi
  • Ceritanya tentang satu peristiwa atau prestasinya, tidak pernah sama (habis dikarang-karang saja!)

Usul :

Kalau tiga ciri di atas menempel pada dirinya, jangan diam saja. Segera cari tahu orang-orang yang pernah ia sebut sebagai teman. Syukur-syukur ada yang Anda kenal. Minta mereka berterus-terang. Bila beruntung, Anda bisa bertemu dengan mantan korban penipuannya.

Seperti juga kasus-kasus pacar melenceng lain, untuk yang ini pun nurani Anda akan memberi peringatan. Jadi begitu Anda ragu, langsung waspada. Jangan biarkan dia melihat-lihat kartu kredit Anda (bisa diingat nomornya dan dia pakai untuk keperluan sendiri!). Telanjur? Minta kartu baru dengan nomor baru saja!

4. Dia Tak Mau Pergi

Dari ujung ke ujung Anda telah menjelaskan bahwa dia bukan pasangan yang dicari dan diharapkan. Tetapi dia tak juga mau mengerti. Masih saja terus berusaha menyodorkan diri pada Anda. Maunya semakin lengket dengan Anda. Ini bukan pertanda baik. Jangan sampai Anda mengartikannya sebagai tanda cinta yang mendalam. Itu salah besar! Sebaliknya, Anda justru harus lebih waspada menghadapi pria seperti ini.

Biasanya pria seperti ini:

  • Tidak punya banyak teman.
  • Tidak pernah punya pacar sebelumnya. Anda adalah pacar pertamanya. Atau paling tidak wanita yang sempat dilihat teman-temannya sebagai pacar.
  • Akan mengiba-iba pada Anda, mengaku hidupnya sengsara tanpa Anda.
  • Kalau sudah nekad, akan mengancam bunuh diri, terutama bila Anda tak kembali padanya.

Usul :

Jangan terpengaruh oleh rengekannya. Tetaplah pada pendirian. Jangan beri dia kesempatan untuk mengajak Anda berkencan lagi. Tolak semua ajakan bertemu atau bantuan apa pun. Nyatakan tegas-tegas: Anda tidak mau diganggu lagi olehnya. Bahasa tubuh Anda sebaiknya juga mengirim pesan yang sama. Jangan sentuh dia saat hendak menolak, pandanglah matanya dengan berani.

Kalau dia terus memaksa Anda mendengar kisah lalu atau nostalgia saat bersama: Katakan, sekarang Anda tengah menikmati hidup yang sangat menyenangkan dan masa depan yang sangat menjanjikan. Berbeda sekali dengan hidup Anda saat bersamanya.

Lalu jangan menghubungi dia lagi. Kembalikan semua barang-barang miliknya (termasuk hadiah-hadiahnya). Kalau mantan pacar ngotot meneror Anda melalui telepon, ganti nomor telepon baru. Minta bantuan orang tua, teman di kantor untuk ‘menyembunyikan’ Anda darinya. Jangan menelepon atau mengiriminya kartu, surat maupun e-mail. Ini akan membingungkannya dan mengira Anda masih memberinya harapan.

Ancam dia kalau tetap bersikeras. Katakan padanya Anda akan bertindak tegas, misalnya melapor pada pihak berwajib. Jangan mundur lantaran gertak sambalnya. Jangan ragu memberi perintah penahanan pada yang berwajib bila sewaktu-waktu diperlukan.

Simpan bukti-bukti penting. Misalnya surat, e-mail atau rekaman suaranya di voicemails Anda. Apa pun bukti itu, yang penting bisa digunakan polisi untuk menggiring perbuatannya sebagai pelanggaran hukum. Laporkan telepon-telepon darinya pada polisi dan perusahaan telepon langganan Anda.

Lapor pada yang berwajib. Jangan ragu ambil tindakan hukum bila dia sudah keterlaluan. Misalnya suka tiba-tiba muncul di tempat-tempat tak terduga, selalu menguntit ke mana pun Anda pergi.

Kalau kebetulan tinggal sendiri, kos atau kontrak rumah misalnya, segera pindah ke tempat lain. Jangan sampai alamat baru itu bocor ke telinganya. Bila perlu, alihkan semua surat atau kiriman melalui PO Box.

Ambil langkah penyelamatan. Bawa ponsel ke mana pun Anda pergi, termasuk belajar bela diri.

Awas!

Kalau mantan pacar tiba-tiba muncul di kantor, beritahu rekan kerja situasi Anda. Pilih waktu yang berbeda-beda saat datang dan pulang kantor. Bila perlu minta seseorang menemani Anda saat memasuki gedung kantor.

Anda boleh menuduh hal ini terlalu mengada-ada. Tetapi fakta menunjukkan bahwa ada wanita yang dibunuh oleh mantan kekasih yang tak mau menerima kenyataan. Ini bukan hanya terjadi di Amerika. Di Indonesia juga ada dan banyak! Jadi jangan pernah anggap enteng ancaman mantan yang membahayakan jiwa Anda. Dunia semakin panas, orang gila semakin banyak berkeliaran. Be careful, Girls!

5. Dia Perayu Ulung

Bila Anda belum pernah punya pacar, bisa jadi langsung terpesona mendengar ucapannya. Terus terang, dia sangat ahli membuat wanita jatuh cinta lewat hujan kata-kata. Mungkin juga lewat hadiah melimpah.

Biasanya pria seperti ini:

  • Mudah ditemui di klub terkenal
  • Mengaku pernah bertemu sebelumnya, padahal Anda baru melihatnya saat ini.
  • Menyebut Anda sebagai wanita tercantik di dunia.
  • Menawarkan diri membelikan minuman, membayari makan malam, mengantar pulang
  • Menatap Anda selama 2 menit, selebihnya matanya dipakai untuk ‘menyisir’ daerah sekitar: siapa tahu ada yang lebih cantik dari Anda.
  • Lancar memanggil Anda dengan sebutan mesra: darling, honey, sayang, cutie, cinta….

Usul :

Bila Anda tak merasa nyaman dengan tingkahnya, bertindaklah tegas. Jangan mengobral informasi pribadi: Nama, alamat, nomor telepon, juga e-mail. Jangan juga menerima hadiah atau tawaran minum darinya. Karena begitu Anda menerima pemberiannya, dia langsung merasa berhak mendapat perhatian lebih.

Tidak usah mengobral senyum. Katakan dengan tegas kalau Anda sedang tidak tertarik menambah teman baru. Tidak mau mengerti juga? Ulangi sekali lagi, dengan suara yang tegas dan agak keras. Memaksa juga? Damprat dia dan langsung berlalu. Dijamin dia akan berhenti memaksa Anda.

Bila Anda tak bisa meninggalkan tempat duduk, cukup palingkan kepala. Jangan gubris ocehannya. Ajak teman Anda mengobrol atau orang lain yang duduk di sisi Anda. Pria perayu tidak akan berhenti mengejar kalau tidak dihentikan oleh Anda sendiri.

Cara lain yang bisa membuatnya mundur adalah membuatnya kesal. Tumpahkan gelas berisi minuman. Atau pura-pura bangun, dan tanpa sengaja menginjak kakinya keras-keras. Tidak usah minta maaf, cukup menganggukkan kepala dan tinggalkan dia.

6. Dia yang Terlalu Agresif

Mencari pacar itu memang gampang-gampang susah. Terlalu lamban dalam bertindak, membuat kita bertanya-tanya dan tak sabar. Terlalu cepat dan agresif, membuat kita ngeri dan malah hilang hasrat. Bila pria yang terlalu agresif datang memburu Anda, dan ternyata tak membawa bahagia, segera lepaskan. Cari gantinya yang lebih oke.

Biasanya pria seperti ini:

  • Sering menunjukkan sikap mesra berlebihan di depan umum.
  • Hampir sepanjang hari menelepon Anda. Katanya menunjukkan perhatian. Tetapi sebenarnya dia tak ingin Anda punya perhatian pada hal lain kecuali dirinya.
  • Mengajak Anda kencan hampir setiap hari.
  • Belum apa-apa sudah bicara tentang perkawinan, anak dan perihal masa depan lainnya. Padahal Anda baru sebulan berkenalan dengannya.

Usul :

Banyak pria yang habis putus cinta mendadak agresif karena ingin menunjukkan pada sang mantan bahwa ia bisa dapat pengganti. Pastikan diri Anda tidak sedang diperalat untuk mewujudkan keinginannya yang belum tercapai pada hubungannya terdahulu. Karena itu, coba pancing kisah cintanya terdahulu (karena Anda sedang menyelidik, dilarang cemburu buta! Apalagi sampai ngambek).

Begitu tahu penyebabnya, tentukan sikap. Kalau benar jadi bukti kesaktiannya mencari pacar baru, saya anjurkan tinggalkan saja segera. Anda bukan alat balas dendam. Kalau alasannya ingin cepat menikah, ini sepenuhnya keputusan Anda: Mau diteruskan atau tidak. Tentu saja dengan mempertimbangkan kepribadiannya dahulu dan kadar cintanya pada Anda. Jangan sampai ia mendesak ingin menikah hanya karena tuntutan keluarga, tetapi tak ada cinta untuk Anda. Untuk memastikan hal ini, sampaikan padanya Anda masih perlu waktu untuk saling kenal. Lalu lihat reaksinya. Kalau dia mundur teratur, berarti dia tidak perlu Anda. Dia perlu perempuan mana saja yang bersedia ia kawini sesegera mungkin.

7. Dia Kelewat Mesra

Punya pacar yang penuh perhatian dan mesra, tentu menyenangkan. Tetapi kalau terlalu mesra dan tak lihat tempat pula, bisa menjengkelkan. Tujuannya supaya bisa lebih dekat dengan Anda. Tetapi akibatnya, Anda malah tidak nyaman karena jadi pemandangan umum.

Biasanya pria seperti ini:

  • Sudah rajin memegang tangan, jari Anda di awal perkenalan.
  • Memandang Anda dari jarak 10 cm. Dekat sekali, hingga Anda sulit bernapas.
  • Bila bicara, selalu berbisik-bisik di telinga.

Usul :

Kalau ia ingin menggandeng tangan Anda, biarkan saja selama beberapa saat. Setelah itu, lepaskan tangan Anda pura-pura ingin membereskan rambut, pura-pura batuk sambil menutup mulut, atau menunjuk arah tertentu, seolah ada yang harus dilihatnya.

Bila dia ingin mencium Anda di tempat umum, mundurlah selangkah, lalu batuk sekitar tiga detik. Atur cara bicara sedemikian rupa seolah tidak ingin dia tertular. Cara lain: Bersin di mukanya.

Kalau ia memasukkan tangannya ke ke saku belakang celana Anda, tarik tangannya keluar. Lalu bilang, “Malu dilihat orang!” Atau, sebelumnya isi saku celana dengan buku tabungan, dompet, scarf, atau buku memo kecil sehingga tangannya tak bisa masuk.

Mari Belajar Sopan Santun

August 16, 2014
sopan santun

Dunia sudah tambah tua, tapi bukan berarti ‘warganya’ tambah santun. Tangkal segera sikap mereka yang seenak hati itu dengan jurus jitu berikut ini. Suatu hari, ketika sedang antri di kasir, tiba-tiba seorang wanita menyerobot Anda. Saat Anda tegur, bukannya minta maaf, wanita itu malah melotot! Dongkol? Sudah tentu. Menghadapi orang yang tak punya etika atau […]

Selengkapnya →

Tanda-tanda si Dia Suka Mendua

August 8, 2014
mendua

Tak perlu menunggu bekas lipstik di baju untuk tahu si dia mendua. Simak petunjuk sederhana untuk menilai apakah si dia berpotensi mendua. Mungkin tak susah memaafkan, kalau si dia cuma sekadar sukar menepati janji. Tapi, kalau urusannya sudah bermain api dengan wanita lain, tentu hati Anda akan terbakar habis! Selama masa pendekatan mungkin hanya sifat […]

Selengkapnya →

Inilah Cara Putus Cinta yang Langsung Tuntas

July 25, 2014
putus cinta

Hati sudah bulat mau putus cinta. Tapi begitu bertemu si dia, tak tega lagi. Niat Anda pun jadi ‘maju mundur’. Jangan takut, kami punya ilmu putus cinta yang sangat ampuh. Langkah Anda bakal semulus melaju di jalan tol. Akhir-akhir ini, Anda sering ribut tanpa sebab yang jelas dengan si dia. Sentuhan tangannya di kulit juga […]

Selengkapnya →

Inilah Keinginan Wanita yang Perlu Kaum Pria Perhatikan

July 15, 2014
keinginan wanita

Artikel ini sengaja disisipkan khusus untuk kaum pria. Kalau selama ini wanita selalu berusaha mengerti pria, kini saatnya giliran Anda! Mungkin Anda termasuk pria idaman. Sebagai pasangan, Anda hebat luar biasa. Tapi, harus diakui, tak ada orang yang sempurna. Tak perlu malu mengakui, kalau Anda kadang menyebalkan. Bikin kesal atau berbohong kepada pacar. Sekali, dua […]

Selengkapnya →

5 Nutrisi yang Sering Dilupakan Wanita

July 5, 2014
nutrisi

Anda memastikan diri mendapat asupan kalsium, zat besi dan asam folat yang cukup, tapi apakah hanya itu yang tubuh perlukan? Coba simak zat gizi yang mungkin terlewat, dan bagaimana agar tidak pernah lupa memasukkannya ke dalam diet Anda. 1. Asam Lemak Omega 3 Lemak sehat ini banyak dipuji akan kehebatannya mengontrol peradangan, mencegah depresi serta […]

Selengkapnya →

Cerdas Belanja Kosmetik

June 29, 2014
kosmetik

Coba cek meja rias di rumah Anda. Selain susu pembersih, toner, dan pelembab yang sehari-hari Anda gunakan, mungkin di sana juga ada krim malam yang tak pernah lagi Anda sentuh. Kemudian coba cek laci-lacinya. Bisa jadi, di sana Anda juga akan menemukan beberapa lipstik atau eye shadow yang jarang sekali Anda pakai karena warnanya sudah […]

Selengkapnya →