hubungan cinta

Seperti menghangatkan makanan agar tetap enak, begitu pula hubungan Anda berdua. Jangan biarkan jadi dingin dan basi.

Meski cinta menggunung, yang namanya masalah bisa saja menyelinap di antara kita dan pasangan. Itu wajar. Tetapi bisa jadi tidak wajar kalau Anda membiarkannya begitu saja, dan akhirnya jadi bola salju raksasa yang menggilas habis rasa cinta Anda. Masalah-masalah kecil yang sering timbul memang banyak. Beberapa di antaranya berhasil dihimpun. Mungkin salah satunya termasuk masalah Anda.

PROBLEMA 1
Dia sering ingkar janji: Mungkin dia harus belajar melihat kemampuan dan waktu yang dimiliki, sebelum setuju berjanji. Setelah itu, dia juga harus bisa berkata tidak, kalau memang segalanya tak mungkin. Dan Anda sendiri harus siap untuk tidak berharap ia akan selalu ada di sisi melakukan semua yang Anda inginkan.

PROBLEMA 2
Anda sering marah: Marah itu termasuk salah satu terapi emosi. Tetapi marah pun ada caranya. Hindari kemarahan yang mengacu pada penghinaan, pelontaran kata-kata tak sopan, memukul, merusak dan menyakiti diri. Marahlah dengan bijak, lontarkan kekesalan dengan jelas. To the point, dan segera berbaikan dalam 24 jam.

PROBLEMA 3
Pekerjaan membuat Anda berdua uring-uringan: Setiap bertemu dengannya, jangan hujani dia dengan aneka kemalangan yang menimpa Anda. Cobalah untuk berkompromi. Sisakan sedikit waktu untuk berjalan-jalan bersama, dalam suasana tenang dan bersama-sama bicara soal impian di masa datang, atau kenangan masa lalu yang indah. Cara ini akan membuat Anda berdua merasa dekat dan ingin menciptakan kembali suasana yang menyenangkan itu dalam kehidupan berdua selanjutnya.

PROBLEMA 4
Anda berdua ribut soal uang: Uang sangat potensial menciptakan konflik pada pasangan menikah. Agar aman, jangan ragu untuk mendiskusikan rencana masa depan. Bergantianlah membayar rekening dan tagihan-tagihan besar.

PROBLEMA 5
Dia tak sesuai harapan: Dalam perkawinan, ketidaksempurnaan salah satu pasangan tak boleh jadi alasan untuk menurunkan kadar cinta. Ketika Anda masih pacaran atau tunangan, seharusnya ini semua kekurangan harus disadari. Dia bertingkah menjengkelkan atau tidak sopan? Tenang. Itu bisa dibicarakan dari hati ke hati. Jangan buang tenaga untuk masalah kecil.

PROBLEMA 6
Anda berdua tak lagi punya waktu untuk hura-hura: Sebagai pasangan, Anda berdua harus tetap bisa hura-hura. Jangan percaya kalau ada yang bilang gairah cinta menurun seiring dengan panjangnya masa pacaran atau perkawinan. Sebaliknya, gairah itu harus meninggi. Jadi, usahakan agar punya waktu untuk menikmati hidup berdua: nonton bersama, jalan-jalan, bercinta, saling memberi perhatian sepenuh hati.

PROBLEMA 7
Anda sering tak setuju dengannya: Tak setuju boleh saja. Tapi yang penting jangan jadikan ketidaksetujuan Anda bahan untuk ribut. Yang harus Anda pahami adalah sebagai pasangan harus bisa menerima sudut pandangan masing-masing. Bila pendapatnya berbeda dengan Anda, bukan berarti dia langsung berhenti jadi kekasih. Kesediaan menerima pendapat kekasih atau suami, dan menghargai perasaannya meski Anda tak setuju, adalah cara paling positif untuk jalan terus. Perbedaan akan memperkaya jiwa. Bukan sebaliknya. Bila Anda berdua selalu saling setuju, mungkin yang terasa justru kejenuhan. Jelas tidak mau juga, kan?

PROBLEMA 8
Kata-kata dan tindakannya sering bertentangan: Memang ini menjengkelkan. Tetapi bukan berarti lantas Anda jadi berniat untuk selesai atau malah menyulut peperangan dahsyat. Sebaliknya, problema yang satu ini harus Anda atasi dengan cerdik. Caranya, kalau situasi itu kembali berulang, lakukan hal yang sesuai dengan apa yang pernah ia katakan. Kalau dia protes, Anda bisa memberi jawaban yang sangat mudah, bahwa tindakan yang dilakukan sebenarnya sangat sesuai dengan apa yang ia katakan. Tetapi, saat menyampaikan argumen ini hendaklah wajah Anda tetap manis, dengan senyum dan nada suara lembut. Jangan gunakan kata-kata kasar apalagi dengan nada tinggi. Santai saja, seolah segalanya memang harus demikian. Nanti dia akan sadar bahwa selama ini tindakan dan perkataannya memang sering tak sejalan.

PROBLEMA 9
Dia lebih suka kumpul-kumpul dengan temannya, ketimbang Anda: Pada masa awal pacaran, terkadang hal ini terjadi. Biasanya karena si dia masih belum nyaman menyampaikan hal ini pada teman-temannya. Beri dia waktu hingga ia siap. Katakan bahwa Anda mau diajak berkumpul dengan temannya. Tetapi kalau hal ini terus berlangsung setelah hubungan berlangsung cukup lama atau bahkan sampai menikah cobalah untuk mengatakan keberatan Anda. Katakan kalau Anda sangat ingin berdua lebih lama bersamanya. Jangan singgung kedekatannya dengan sang teman karena itu bisa menyinggungnya. Katakan kalau Anda merasa perlu menggalang kedekatan hati yang lebih dekat agar hubungan cinta jadi lebih erat.

PROBLEMA 10
Dia enggan membahas masalah sampai tuntas: Ini memang bukan masalah mudah. Banyak di antara kita yang punya kemampuan untuk membahas dan mengatasi masalah dengan baik. Memilih mendiamkan atau lari dari masalah adalah pilihan yang paling enak dan mudah dilakukan. Tetapi kalau sudah menyangkut hubungan kasih dan cinta, hendaknya kebiasaan ini tak diteruskan, apalagi dipelihara. Untuk mengajarkan si dia agar berani membahas masalah, jangan gunakan peristiwa yang sudah lampau. Dia bisa pura-pura lupa, atau malah merasa diungkit-ungkit. Yang perlu Anda lakukan adalah begitu masalah baru datang, segera tangani dan hadapi. Ajak dia duduk bersama, dan membahasnya hingga tuntas. Jangan buang waktu, menunggu hingga lewat beberapa hari. Ini bisa membuatnya punya kesempatan untuk menghindar dan sembunyi dari masalah.

Memang yang dihadirkan di sini hanya sepuluh problema. Dan masalah antara Anda dan dia bisa lebih dari itu. Tetapi apa pun masalah yang dihadapi berdua, jangan pernah membahasnya dengan emosi tinggi. Jangan biarkan suara membubung hingga memekakkan telinga. Jangan pula pasang wajah kusut. Seperti juga Anda, si dia punya hati, punya rasa. Jadi kalau Anda merengut, dia pun langsung merasa dipersalahkan. Ini perlu dihindari, dan harus diingat selalu. Nah, silakan menghangatkan kembali api asmara!

Tanda Bahaya

Jangan paksakan cinta kalau:

  • Dia sangat sok kuasa, bersikap mau menang sendiri, tak pernah mau memperhatikan kebutuhan Anda.
  • Anda ingin menikah, dia ingin hidup melajang.
  • Anda sudah putus dengannya dua kali, tapi memaksa untuk menyambung lagi.
  • Anda dilarang mencapai cita-cita dan ambisi pribadi.
  • Anda berdua kelewat berbeda: dia tak ingin punya anak, Anda ingin punya selusin.
  • Dia membuat Anda tak percaya diri dengan kritiknya yang sangat pedas/-nyinyir.
  • Awal hubungan Anda tidak mulus. Kalau awalnya saja sudah begini, apalagi akhirnya.
  • Alasan untuk tidak putus: terlanjur lama pacaran, terlanjur banyak orang yang tahu, terlanjur banyak umur.
  • Ia selalu berbohong pada Anda.
  • Dia memukuli/menyakiti Anda secara fisik.

Jangan Lakukan!

  1. Jangan berbohong atau saling menyimpan rahasia
  2. Jangan saling menghina atau merendahkan yang lain.
  3. Jangan lari dari tanggung jawab.
  4. Jangan lakukan hal-hal yang menyedihkan pasangan Anda.
  5. Jangan abaikan si dia.
  6. Jangan ribut untuk masalah yang remeh.
  7. Jangan mencurigai pasangan Anda.
  8. Jangan curang, jangan sirik.
  9. Jangan mengatur pasangan Anda.
  10. Jangan diam saja kalau dia menyakiti hati Anda.

Air Minum Dalam Kemasan Pasti Sehat?

September 28, 2014
air minum dalam kemasan

Semakin hari, semakin banyak orang memilih air minum dalam kemasan. Konon air ini lebih sehat dibanding yang lain. Benarkah demikian? Sejak kecil, kita sudah diberi pengetahuan dasar: sebelum diminum, air harus dimasak sampai mendidih. Hal ini untuk mencegah ‘sakit perut’. Tetapi kini, berapa banyak di antara kita yang benar-benar memasak air hingga mendidih dalam suhu […]

Selengkapnya →

Inilah Ilmu Percaya Diri yang Mudah Dipraktekkan

September 18, 2014
percaya diri

Meski sering didengungkan, tetap banyak di antara kita yang tak kunjung percaya diri. Maka kami memunculkan lagi ilmu percaya diri. Kali ini lebih mudah dipraktekkan. Lisa, tak secantik Mima. Tapi, Lisa selalu tampil lebih menarik dan dikagumi banyak orang. Di setiap acara, ia selalu berhasil membuat orang terpana dengan ceritanya yang lucu dan segar. Lalu, […]

Selengkapnya →

Mengatur Keuangan Awalnya Hanya Dari Dompet

September 5, 2014
dompet

Ternyata, acara ‘bersih-bersih’ dompet bisa membuat keuangan Anda lebih terkendali! Pernah membayangkan bepergian tanpa dompet? Rasanya tidak. Meski hanya pergi makan ke kantin seberang kantor, dompet tak pernah ketinggalan dibawa. Seperti Verlita, 24 tahun, yang tak pernah lepas dari dompet besarnya. “Saya merasa ada sesuatu yang kurang kalau tak bawa dompet. Takut tiba-tiba butuh uang […]

Selengkapnya →

Berkencan dengan Aman

August 23, 2014
berkencan

Pedoman utama yang harus anda pegang sampai kapan pun adalah berkencan dengan aman. Artinya saat berkencan, jangan pernah biarkan hati merasa cemas selama bersamanya. Bila rasa cemas datang, baik yang sangat terasa maupun sangat samar, sekali lagi jangan diabaikan! Ini adalah lampu kuning buat Anda. Banyak ciri, sikap dan kebiasaan seorang calon pacar yang bisa […]

Selengkapnya →

Mari Belajar Sopan Santun

August 16, 2014
sopan santun

Dunia sudah tambah tua, tapi bukan berarti ‘warganya’ tambah santun. Tangkal segera sikap mereka yang seenak hati itu dengan jurus jitu berikut ini. Suatu hari, ketika sedang antri di kasir, tiba-tiba seorang wanita menyerobot Anda. Saat Anda tegur, bukannya minta maaf, wanita itu malah melotot! Dongkol? Sudah tentu. Menghadapi orang yang tak punya etika atau […]

Selengkapnya →

Tanda-tanda si Dia Suka Mendua

August 8, 2014
mendua

Tak perlu menunggu bekas lipstik di baju untuk tahu si dia mendua. Simak petunjuk sederhana untuk menilai apakah si dia berpotensi mendua. Mungkin tak susah memaafkan, kalau si dia cuma sekadar sukar menepati janji. Tapi, kalau urusannya sudah bermain api dengan wanita lain, tentu hati Anda akan terbakar habis! Selama masa pendekatan mungkin hanya sifat […]

Selengkapnya →